Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah Tingkatkan Kemampuan Keagamaan dan Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat

Tabalong, 30 Mei 2026 – STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kompetensi keagamaan mahasiswa melalui kegiatan Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah yang diikuti oleh mahasiswa semester II dan IV. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari program pembinaan keterampilan keagamaan yang bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan praktis dalam melaksanakan fardu kifayah serta mempersiapkan mereka menjadi agen pelayanan masyarakat yang siap memberikan kontribusi nyata di lingkungan sekitar.

Pelatihan menghadirkan dua pemateri, yaitu Junaidi, M.Pd. dan Pahrurraji, M.Pd., yang memberikan materi mengenai tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai dengan syariat Islam. Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar fikih jenazah, tata cara memandikan dan mengafankan. Selain penyampaian teori, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik secara langsung sehingga dapat memahami setiap tahapan penyelenggaraan jenazah dengan baik dan benar.

Dalam penyampaiannya, para pemateri menekankan bahwa penyelenggaraan jenazah merupakan salah satu bentuk ibadah sosial yang memiliki nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai generasi intelektual Muslim perlu memiliki keterampilan tersebut agar mampu membantu masyarakat ketika dibutuhkan. Kemampuan ini tidak hanya menjadi bekal pengetahuan keagamaan, tetapi juga merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarat.

Kegiatan pelatihan berlangsung dengan penuh antusias. Mahasiswa aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi hingga praktik lapangan. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat diterapkan secara langsung ketika berada di tengah masyarakat.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali mahasiswa menjadi agen pelayanan masyarakat. Sebagai calon sarjana dan calon pemimpin di tengah masyarakat, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan untuk membantu pelaksanaan fardu kifayah, memberikan edukasi keagamaan, serta menjadi rujukan masyarakat dalam berbagai persoalan sosial-keagamaan. Dengan keterampilan penyelenggaraan jenazah yang dimiliki, mahasiswa dapat berperan aktif dalam memberikan pelayanan yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Melalui kegiatan ini, STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong berharap mahasiswa semester II dan IV dapat mengembangkan kompetensi keagamaan yang lebih kuat serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Pelatihan penyelenggaraan jenazah tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga wadah pembentukan karakter pengabdian yang akan menjadi bekal penting dalam menjalankan peran sebagai insan akademik dan pelayan masyarakat di masa mendatang. Dengan demikian, lulusan STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong diharapkan mampu hadir sebagai agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

Dokumentasi Kegiatan => klik di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *